Lima Tips Mempunyai Rumah dan Terhindar Dari Riba



Punyai rumah sendiri ialah yang diimpikan tiap orang. Serta beberapa orang ikhlas beli rumah dengan mencicil beberapa puluh tahun.

Permasalahannya, banyak pula orang muslim yang takut mengambil credit kepemilikan rumah alias KPR sebab dipandang riba. Terus, beli tempat tinggalnya kapan dong jika tidak gunakan KPR?

Nah, berikut ada lima langkah beli rumah tanpa ada lewat pola yang dipandang riba ini. Yuk baca.

1. Pilih angsuran tanpa ada bank

Untuk kamu yang merencanakan nyicil rumah tanpa ada terjerat riba, tenang saja. Ada kok triknya. Kamu dapat pilih pengembang yang tawarkan rumah tanpa ada lewat angsuran bank.

Developer Properti Syariah Indonesia (DPSI) contohnya. Asosiasi pengembang perumahan syariah ini tengah getol-getolnya meningkatkan perumahan dengan angsuran tanpa ada bank. Jadi kamu dapat beli rumah langsung dengan mencicilnya ke pengembang.

Sama dengan bank, pola angsuran pada pengembang ini lumayan lama. Dapat 10 tahun sampai 15 tahun. Tetapi kamu harus mencari project perumahan yang memang ditingkatkan oleh anggota DPSI ya untuk nikmati sarana ini.

Supaya aman, janganlah lupa untuk piilih pengembang yang mempunyai integritas serta reputasi yang bagus.

2. Pilih KPR syariah

Tidak hanya beli rumah langsung ke pengembang, kamu dapat juga beli rumah dengan memakai KPR syariah.

Ada banyak type KPR syariah yang dapat kamu pakai untuk beli rumah. Contohnya akad murabahah atau akad jual beli. Ada pula akad ijarah muntahia bittamlik atau akad sewa beli.

Diluar itu, kamu dapat juga pakai KPR syariah dengan akad musyarakah mutanaqisah atau akad pemilikan setahap. Serta akad istishna atau pembiayaan rumah dengan arah inden.

3. Pilih pola pembelian setahap

Kamu dapat juga beli rumah tanpa ada riba dengan membelinya dengan tunai setahap. Pola ini agak banyak ditawarkan oleh faksi pengembang yang mengangkat ide jual beli rumah tanpa ada riba.

Contohnya kamu tertarik beli rumah seharga Rp 200 juta. Kamu sudah setuju dengan pengembang untuk beli rumah dengan setahap sepanjang 24 bulan.

Karena itu, dengan setahap kamu harus membayarkan uang Rp 8,3 juta per bulan di luar dari keperluan inti yang lain. Hampir seperti dengan pola angsuran sebenarnya. Perbedaannya, periode pembayaran untuk kontan setahap umumnya lebih pendek serta tanpa ada bunga.

4. Beli kontan keras

Punyai rumah dengan beli dengan tunai ialah yang diimpikan tiap orang. Beli rumah dengan tunai langsung bisa ke pengembang yang berkaitan.

Namun, seperti disebutkan diawalnya, harga rumah sekarang bukan main mahalnya. Punyai uang Rp 200 juta saja sudah sukur.

Kuncinya, kamu dapat pilih rumah dengan type yang sesuai dengan anggaran. Serta tentu saja harus sesuai dengan tempat.

So, untuk kamu yang punyai tabungan memenuhi, kamu mulai bisa coba lakukan pola ini. Tetapi bagaimana jika tidak punyai uang?

Bila kamu cukup bersabar bikin punyai rumah, tentu ada jalan kok. Triknya kamu dapat nabung atau investasi terlebih dulu. Investasi terdapat beberapa pilihan. Kamu dapat pilih investasi emas atau reksadana syariah, contohnya.

5. Jadi agen atau sales perumahan

Beberapa pengembang perumahan mengaplikasikan kebijaksanaan bonus yang menarik bikin agen atau salesnya. Contohnya, satu orang sales perumahan diberi fee sebesar 3 % dari rumah yang sukses di jual. Bila sales itu sukses jual 20 rumah seharga Rp 250 juta, karena itu dia sudah punyai uang fee Rp 150 juta.

Serta, ada pengembang yang memberi bonus satu unit rumah bila sang sales sukses jual unit perumahan dalam jumlahnya tersendiri. Hmm, menarik kan?

Nah itu cara-cara beli rumah tanpa ada takut diduga mengaplikasikan riba. Memang, ada beberapa orang yang tidak mempersoalkan masalah pola pembelian rumah. Tetapi menurut beberapa lain, faktor riba ini jadi penting serta betul-betul harus dijauhi.

Jadi, sudah siap beli rumah saat ini?

Post a Comment

0 Comments